SIARAN PERS
Reses DPRD Provinsi Bali di Banjar Adat Jagatamu,
Masyarakat Sampaikan Aspirasi Pembangunan Sarana Keagamaan dan Kepemudaan
Jagatamu, 26 Mei 2026
Kegiatan reses DPRD Provinsi Bali yang dilaksanakan di Bale Banjar Adat Jagatamu berlangsung tertib, partisipatif, dan penuh dialog konstruktif. Forum resmi ini dimanfaatkan oleh krama Banjar Adat Jagatamu sebagai wadah penyampaian aspirasi pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat.
Dalam sesi pemaparan, Kelian Adat Banjar Adat Jagatamu menyampaikan usulan prioritas berupa pembangunan Bale Pesandekan di Pura Hulu. Usulan tersebut dinilai sebagai kebutuhan mendesak guna mendukung kelancaran pelaksanaan upacara yadnya serta menjaga keberlanjutan kehidupan spiritual masyarakat adat setempat.
Pura Hulu memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas religius krama Banjar Adat Jagatamu. Berbagai upacara keagamaan dan kegiatan adat secara rutin dilaksanakan di pura tersebut. Keberadaan Bale Pesandekan berfungsi sebagai sarana pendukung upacara, tempat beristirahat pemedek, serta fasilitas penunjang kelancaran kegiatan keagamaan. Namun demikian, kondisi fasilitas yang ada saat ini dinilai tidak lagi memadai, baik dari sisi kapasitas maupun fungsi.
Melalui forum reses ini, masyarakat berharap agar usulan pembangunan Bale Pesandekan dapat difasilitasi melalui program bantuan keuangan atau hibah keagamaan dari Pemerintah Provinsi Bali, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam pemaparannya, Kelian Adat juga menegaskan bahwa pengelolaan Banjar Adat Jagatamu selama ini berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, yakni menjaga keharmonisan hubungan antara Parahyangan (manusia dengan Tuhan), Pawongan (manusia dengan sesama), dan Palemahan (manusia dengan lingkungan). Prinsip tersebut diwujudkan melalui penguatan sarana pura, pembinaan solidaritas sosial krama banjar, serta komitmen menjaga lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Selain sektor keagamaan, aspirasi juga datang dari unsur kepemudaan dan seni budaya. Pemuda-pemudi Banjar Adat Jagatamu yang diwakili oleh Ketua Sekaa Teruna Teruni (STT) Fajar mengusulkan pengadaan sound system sebagai sarana pendukung kegiatan kepemudaan. Sejalan dengan itu, perwakilan Sekaa Shanti juga mengajukan usulan pengadaan sound system serta perangkat selonding untuk menunjang aktivitas seni dan keagamaan.
Seluruh usulan yang disampaikan masyarakat mendapatkan tanggapan positif dari para anggota dewan yang hadir. Dalam kegiatan reses tersebut hadir Ni Made Usmantari, anggota DPRD Provinsi Bali yang membidangi sektor pertanian dan pariwisata. Turut hadir pula I Ketut Sadam selaku Ketua DPC PDI Perjuangan, serta I Made Urip, mantan anggota DPR RI, yang hadir sebagai kader partai dan tokoh masyarakat.
Melalui forum reses ini, masyarakat Banjar Adat Jagatamu berharap agar seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti dan diintegrasikan dalam program pembangunan daerah, khususnya yang menyentuh penguatan kehidupan keagamaan, pelestarian seni budaya, serta pemberdayaan generasi muda di tingkat banjar adat.
Br. Jagatamu, Meliling, Kec. Kerambitan, Kab. Tabanan, Bali
+62 812-3730-7574
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00 WIB
Sabtu: 08.00 - 12.00 WIB