Sebagai bentuk pelaksanaan ajaran Tri Hita Karana, khususnya pada bagian Pelemahan, Banjar Adat Jagatamu melaksanakan kegiatan penanaman pohon dan penataan taman Banjar Adat. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan suasana banjar yang asri, nyaman, dan seimbang.
Pembangunan dan penataan Prahyangan telah selesai dan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan banjar selanjutnya difokuskan pada penguatan Pelemahan dan Pawongan, agar keseimbangan antara hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam dapat terus terjaga.
Penanaman pohon dan penataan taman banjar dilakukan tidak hanya untuk memperindah lingkungan, tetapi juga untuk menjaga udara tetap bersih, meningkatkan resapan air, serta menyediakan ruang hijau yang dapat dimanfaatkan bersama oleh krama banjar. Kegiatan ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh krama.
Perlu kami sampaikan secara terbuka bahwa dana yang digunakan untuk pembelian tanaman dan penataan taman tidak berasal dari dana Banjar Adat yang diterima dari pengurus sebelumnya, melainkan bersumber dari dana lain yang sah dan terpisah, sesuai kesepakatan bersama. Penjelasan ini disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan tetap terjaga keharmonisan antar krama dan antar kepengurusan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan banjar. Ke depan, kegiatan penanaman dan perawatan tanaman akan terus dilanjutkan secara bertahap agar taman Banjar Adat Jagatamu dapat terjaga dengan baik dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.
Dengan demikian, pelaksanaan Tri Hita Karana, khususnya pada aspek Prahyangan, Pawongan, dan Pelemahan, dapat diwujudkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat di Banjar Adat Jagatamu.
Br. Jagatamu, Meliling, Kec. Kerambitan, Kab. Tabanan, Bali
+62 812-3730-7574
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00 WIB
Sabtu: 08.00 - 12.00 WIB